Monday, 06 September 2010
 
 
Siswa IPA MBI Lulus Ujian Cambridge PDF Print E-mail
Thursday, 04 February 2010

ImageSebanyak 14 siswa-siswi MA Nurul Jadid (MANJ) dari kelas XII program IPA MBI telah dinyatakan lulus dalam mengikuti ujian materi sains, soal ujian yang dikerjakan itu langsung didatangkan dari University of Cambridge International Examinations (UCIE), Inggris.

Ujian yang dilaksanakan di Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) SMA Darul Ulum 2 Jombang itu telah berlangsung dua tahap, untuk tahap pertama sekira lima bulan yang lalu, yaitu pada tanggal 28 Oktober 2009, tahap kedua pada awal 04 November 2009.

Dan kemarin, (4/2) ke 14 siswa tersebut telah dinyatakan lulus, melalui pemberitahuan berupa nilai smentara statement of results yang langsung dikirim dari UCIE Inggris. Sementara untuk ijazahnya akan dikirim pada pertengahan Maret nanti.

Dengan begitu, MANJ yang juga menjadi garapan Depag untuk menuju Madrasah Bertaraf Internasional, telah berhasil membuktikan bahwa peserta didiknya memiliki kompetensi sesuai dengan standar kurikulum internasional.

Menurut WKM Kurikulum MANJ, Lukman Hakim, mata pelajaran yang diujikan waktu itu adalah matematika dan sains. Mata pelajaran itu mengacu pada silabus IGCSE (International General Certification of Secondary Education), pada pelajaran Matematika dirancang untuk ujian pada umur 16 keatas.

“Gampangnya kalau kita coba adaptasikan dengan kurikulum nasional, ada beberapa soal tingkat SMP seperti materi himpunan dan untuk tingkat SMA kelas XII seperti matriks, vektor dan transformasi geometri, totalnya ada 37 materi pokok” urainya.

Selain itu, kata Lukman, soal yang diujikan berbentuk essay yang berbahasa Inggris. Mereka mengikuti ujian itu dalam dua kali tes tulis.

“Rinciannya, untuk tahap pertama meliputi paper two (short-answer questions), alokasi waktu 1 setengah jam dengan bobot nilai 35 persen dan pada tahap kedua dengan paper four  (structured questions), alokasi waktu 2 setengah jam dengan bobot nilai 65 persen,” jelasnya.

Dalam pengamatan Lukman Hakim, selama berlangsungnya ujian, pengawasan dan regulasi ujian diawasi dengan super ketat, “Jadi kalau ada yang melanggar bisa langsung didiskualifikasi,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut koordinator program IPA MBI, Abdul Manaf Firdaus yang juga menyertai anak asuhnya mengikuti ujian mengatakan, setiap selesai ujian, lembar jawaban pada hari itu juga langsung dikirim ke Inggris (Cambridge University, red) dan di sana akan dikoreksi oleh 25 lapis korektor guru ahli.

“Jadi, ujian ini menjadi dasar bahwa penilaiannya nanti bisa dipertanggungjawabkan, dan tidak bisa diganggu gugat,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, RSBI yang terdapat di Indonesia memang cukup banyak, namun tidak semua RSBI tersebut mendapatkan lisensi sebagai penyelenggara ujian Cambridge. Oleh sebab itu, RSBI SMA Darul ulum 2 Jombang telah memiliki lisensi tersebut sejak tahun 2007 dan telah mendirikan Cambridge International Centre (CIC).

Terkait dengan keberhasilan siswa MANJ dari program IPA MBI itu, Kepala MANJ, KH. A. Malthuf Siraj sangat berbangga. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan awal yang baik, karena dari 14 siswa-siswi MANJ telah dinyatakan lulus semua.

“Mereka adalah siswa-siswi Madrasah Aliyah swasta pertama kali di Jawa Timur yang mengikuti ujian ini. Juga nantinya akan memperoleh International recognition berupa ijazah Internasional dari University of Cambridge,” pungkasnya. (mwr)

 
< Prev   Next >