The best bookmaker bet365

Menu

Ilmu Adalah Cahaya Kehidupan

  • Dilihat: 39
Oleh: Ponirin Mika*

Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan, banyak hadits yang menjelaskan tentang wajibnya seseorang untuk mencari ilmu diantaranya adalah :

اطْلُبُوْا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْد

“Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur”.

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ , وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ

Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula". (HR. Bukhari dan Muslim)

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ

Artinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)

طلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ (رواه مسلم(

Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga (HR Muslim)

مُجَالَسَةُ الْعُلَمَاءِ عِبَادَةٌ

“Duduk bersama para Ulama adalah ibadah.” (HR. Al-Dailami)

Perintah hadits disini merupakan sebuah pemberitahuan bahwa ilmu sangat urgen sekali dalam kehidupan seseorang. Tanpa ilmu seseorang akan mengalami kesalahan-kesalahan dalam prilaku dan bahkan bisa mengantarkan kepada kesesatan.

Ilmu Akan Menjadi Cahaya Bagi Pemiliknya

Ilmu bagai pisau, andaikan pisau digunakan untuk mencelakakan orang bahkan untuk membunuh orang maka imu tersebut menjadi media dalam menyesatkan pemiliknya, karena sudah mengantarkannya kepada prilaku pembangkang terhadap peraturan Allah dan Rasulnya. Tapi, ilmu bisa menjadi lampu penerang bagi pemiliknya, apabila ilmu tersebut bisa menuntunnya ke jalan yang diridhai Allah dan Rasulnya. Ilmu adalah cahaya, bagi kehidupan seseorang yang diberi petunjukNya.

Tidak sedikit saat ini, orang yang berilmu menjadi penipu, dia melakukan dakwah dengan ilmu pengetahuan agama yang dimiliki hanya untuk mendapatkan kekuasaan dan simpati dari seseorang. Dengan sikap seperti itu, dia melakukan apa saja yang terpenting mampu mensukseskan keinginannnya.

Orang yang berilmu lebih berbahaya dari pada orang bodoh, mengatasnamakan agama demi sebuah keinginan nafsu adalah menciderai agama (komodifikasi agama), menjual agama lewat mimbar, kelas dan panggung-panggung dakwah lainnya. Hal seperti inilah yang akan membayakan didunia dan diakhirat.

Ulama dunia, menggunakan ilmunya hanya untuk kepentingan dunia ,sedangkan ulama akhirat menggunakan ilmunya hanya untuk kepentingan akhirat. (KH. M. Zuhri Zaini, Pengajian Kitab Hikam).

Keberkahan ilmu akan menjadi cahaya, meski hanya sebutir debu, karena ilmuan yang barakah akan mampu menjalankan ajaran-ajaran agama dan bisa menjauhkan diri dari segala kemaksiatan-kemaksiatan.

*Guru MA Nurul Jadid

The Best bookmaker bet365 Bonus