The best bookmaker bet365

Menu

Peminatan IPS Realisasikan Baksos di Dua Desa

  • Dilihat: 879

BERI SANTUNAN: Tampak Siswa MANJ dari Peminatan IPS dan Laskar Sedekah Probolinggo mengabadikan moment bersama penerima santunan.

Anak Yatim dan Janda Jompo Jadi Prioritas

 

MANJ-Krucil- Realisasi bakti sosial (baksos) berupa bantuan sembako, baju layak pakai dan paket pendidikan, Minggu lalu (18/3) dilaksnakan oleh peminatan IPS MA Nurul Jadid (MANJ). Bekerja sama dengan Laskar Sedekah Probolinggo, baksos tersebut dilaksanakan di Desa Tambelang dan Kalianan, Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo.

Khusus untuk penerima paket pendidikan, bantuan tersebut sengaja memilih anak yatim dari keluarga tidak mampu dengan memberikan masing-masing peralatan sekolah, baju layak pakai dan santunan uang sebesar Rp. 300 ribu rupiah.

Sementara untuk kalangan janda jompo dari kalangan tidak mampu mendapatkan santunan paket sembako dan baju layak pakai. Tercatat sebanyak 10 orang penerima bantuan dan santunan, dengan rincian 5 anak yatim dan 5 janda jompo, kesemuanya dari kalangan masyarakat miskin.

Ketua Peminatan IPS Bapak Muzakki menuturkan, Dalam pelaksanaan baksos, pihaknya terlebih dulu mendata pihak-pihak yang layak untuk menerima bantuan. Data yang didapat berdasarkan data dari hasil sharing dg masyarakat setempat, lalu disurvey oleh tim laskar sedekah.

“Hasil sharing dilanjut dengan penetapan penerima dan penetapan tanggal acara baksos, kemudian pihak Laskar Sedekah menginformasikan kepada kami,” tutur guru sekaligus dosen Universitas Nurul Jadid itu kepada MANJ-online.

Penyerahan bantuan tersebut, menurut bapak Muzakki sama sekali tidak diketahui oleh si penerima, sehingga ketika siswa MANJ dan Laskar Sedekah datang ke lokasi, kadang yang bersangkutan masih sekolah dan masih kerja. “Ada yang masih sekolah, nyari daun cengkeh, merumput, di sawah, dan beraktifitas yang lain,” ungkapnya.

Saat di lokasi, hujan deras sempat mengganggu tim Peminatan IPS MANJ dan Laskar Sedekah melaksanakan baksos, bahkan mereka harus menembus jalanan terjal yang kondisinya rusak. Maklum, dua desa yang menjadi target operasi baksos adalah desa di kawasan dataran tinggi. “Alhamdulillah, meski medan yang kami tempuh cukup sulit dan disertai hujan, acara baksos tetap bisa berjalan sukses,” kata beliau.

Sebelumnya, di awal maret Peminatan IPS menggelar talk show “Memupuk Rasa Peduli pada Pribadi Generasi Sukses”. Dengan menghadirkan Laskar Sedekah Kabupaten Proboliggo menjadi penyaji, sekaligus menjalin kerja sama untuk persiapan baksos kala itu. “Baksos di Krucil itu bentuk follow-up dari acara talk show dan kerja sama tempo hari di MANJ dengan Laskar Sedekah,” pungkas beliau. (b4d)

The Best bookmaker bet365 Bonus