The best bookmaker bet365

Menu

Mengenang Hari Kemerdekaan

  • Dilihat: 1611

Oleh: Ainul Yakin*

Tepat pada tanggal 17 Agustus lalu seluruh rakyat Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Dari berbagai lapisan masyarakat, suku, agama, status dan budaya semuanya dengan penuh kegembiraan memperingati hari kiemerdekaannya. Beberapa hari sebelum Upacara bendera dilaksanakan, ada yang merayakan dengan mengadakan beraneka ragam lomba, ada juga yang merayakan dengan mengadakan tasyakkuran dan doa bersama.

Dengan penuh semangat, bahagia campur haru masyarakat Indonesia mengadakan Upacara Bendera di hari kemerdekaan tersebut. Lapisan siswa mengadakan Upacara dengan pakain sekolah, nelayan dengan pakaian kerjanya, karyawaan dengan pakain kantornya dan pegawai negeri sipil dengan pakaian dinasnya. Mereka kompak, bahagia, hening, bangga dan penuh penghayatan menjalani Upacara dan hormat kepada sang saka merah putih sebagai simbol kemerdekaan.

Enam puluh Sembilan tahun lamanya Indonesia merdeka, bebas dari penjajahan dan cengkaraman bangsa colonial. Bangsa  Belanda, Portugal dan Jepang sebagai bangsa koloni saat ini sudah mengakui kemerdekaan dan eksistensi Indonesia dalam pergaulan dunia. Nusantara yang dijajah tidak kurang dari tiga setengah abad, dengan kegigihan dan kesungguhan para pahlawan kemerdekana akhirnya sampailah pada gemrbang kemerdekaan. Yaitu bangsa yang berdaulat, bangsa Indonesia.

Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini tidak serta merta menjadi milik bangsa Indonesia. Perjuangan kemerdekaan sungguh sangat membutuhkan waktu yang cukup panjang. Para pejuang kemerdekaan sampai berdarah-darah, sakit, mengorbankan harta, bahkan nyawa untuk menguris penjajah demi mencapai satu kata yaitu “merdeka”. Dengan senjata yang seadanya, yakni bambu runcing, senjata yang sama sekali tidak beimbangan dengan senjata Belanda. Namun dengan semangat patriotism dan jiwa yang tangguh serta semangat yang gigih pantang menyerah akhirnya Indonesia merdeka.

Lebih dari setengah abad, negeri tercinta ini bebas dari penjajahan, utamanya penjajahan secara fisik. Sehingga Indonesia menjadi Negara yang merdeka dan berdaulat serta diakui oleh banga dunia. Namun tugas mengisi kemerdekaan sampai saat ini belum usai. Maka satidaknya ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam mengisi kemerdekaan ini. Pertama: Melanjutkan perjuangan para pahlawan. Kalau perjuangan tempo dulu adalah mengusir penjajah, maka saat ini bisa berupa penegakan dibidang hukum (supremasi hukum), kesetaraan dalam bidang ekonomi dan pemerataan dalam bidang pembangunan. Kedua: Meneladani semangat juang pahlawan. Semangat juang adalah ruh dalam setiap gerak nadi kehidupan. Perubahan menuju perbaikan hanya bisa dicapai dengan jiwa patriotism yang kokoh, gigih dan pantang menyerah. Semangat juang ini bisa didapat dengan mempelajari biografi tokoh nasional untuk menemukan inspirasi dan aspirasi. Karena perubahan yang diinginkan tanpa adanya semangat juang (ruh jihad) tidak mungkin tercapai. Ketiga: Mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif.

Dalam konteks ini semua lapisan masyarakat dapat memberikan kontribusi demi kemajuan bangsa. Petani misalnya dengan melakuka inovasi pertanian, pelajar dengan belajar yang giat dan rajin, ekonom dengan sumbangsih pemikiran dan melakukan perubahan tatanan ekonomi menuju ekonomi kerakyatan, intektual dengan ilmunya dan seterusnya. Keempat: Mengenang jaza pahlawan dengan selalu mendoakan para pahlawan serta mengikuti upacara bendera. Karena generasi yang baik adalah generasi yang tidak pernah lupa akan jawa para pendahulunya. Setidak-tidaknya merayakan hari kemerdekaan dengan hal-hal positif dan selalu mendoakan pada pahlawan.

Sejatinya sebagai generasi bangsa, wajib hukumnya bagi kita melaksanakan hal-hal di atas untuk mempertahankan dan mencapai Indonesia yang betul-betul merdeka. Merdeka dari kebodohan, kemiskinan, kekafiran, ketertindasan dan kemusyrikan untuk menjadi bangsa yang dicita-citakan alquran yaitu baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang makmur sejahtera dan diridlai oleh Allah). Wallahua’lam bissawab.

*Penulis adalah Ketua Program Bahasa MANJ

The Best bookmaker bet365 Bonus