• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

Bulan Maulid Memang Telah Berlalu, Namun Lantunan Sholawat Nabi Tetap Rutin Menggema di Seantero MANJ

Senin, 26 Des 2022 11:16 WIB 2844 Madrasah
Blog Details

SHOLAWAT NABI: Para siswa tengah khusuk melantunkan sholawat Nabi. Tampak siswa sedang memimpin sholawat qiyam (berdiri) dan sholawat julus (duduk).

MANJ- Cuaca pagi tadi masih mendung menyisakan sedikit gerimis sisa semalam, pelataran Madrasah Aliyah Nurul Jadid (MANJ) di beberapa ruas tampak basah sisa genangan air hujan. Lamat-lamat tedengar dari pengeras suara di MANJ lantunan sholawat Nabi dikumandangkan. Mendengar lantunan sholawat yang terdengar serempak itu, mengingatkan pada peringatan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ya rabbi sholli ‘ala Muhamammad, Ya robbi sholli 'alaihi wa sallim, demikian lantunan bait sholawat julus yang dipandu oleh seorang siswa pagi tadi, Senin (26/12/22) sekira pukul 7:30 WIB. Tampak ratusan siswa MANJ tengah melantukan sholawat julus itu secara ritmis, bergantian dengan sang pemandunya.

[Para siswa saat mengikuti pembacaan sholawat qiyam di serambi gedung utama MANJ.]

Usai bait shlowat pertama tadi dikumandangkan, sejurus kemudian bacaan sholawat Nabi mengumandang serempak diikuti oleh ratusan siswa dan beberapa guru, termasuk kepala madrasah. Saat pembacaan showalat julus itu mereka masih dalam posisi duduk bersila penuh khidmat, meski ada pula yang duduk di tangga lantai seramabi madrasah dan kelas.

Di akhir lantunan sholawat julus posis mereka berubah, kini posisi mereka tak lagi duduk melainkan berdiri. Rupanya lantunan sholawat julus telah usai berganti pada sholawat qiyam. Ya Nabi salam ‘alaika, Ya Rasul salam ‘alaika, Ya Habib salam ‘alaika, sholawatullah ‘alaika. Demikian lantunan sholawat qiyam makin terdengar kor, menggema memecah keheningan pagi di madrasah.

[Para siswa yang lain juga melantunkan shalawat Nabi meluber hingga di luar lantai kelas.]

Menurut Ustaz Mustofa pembina OSIM MANJ putra, pembacaan sholawat Nabi di MANJ memang rutin  dilaksanakan setiap Senin pagi. “Kegiatan tersebut sudah berlangsung sejak awal tahun ajaran baru kemarin dan tetap istikamah sampai hari ini, kalau besok kit baca tahlil bersama,” cetus beliau.

Sholawat yang dibaca berjemaah tersebut durasinya sekira 30 menit, sehingga cukup pas untuk memulai KBM pada jam pertama pukul 8:00. Durasi 30 menit sebelum KBM jam pertama di MANJ tetap melaksanakan Pembiasaan Kegiatan Baik (PKB) seperti yang ditetapkan oleh Biro Pendidikan. “PKB di hari Selasa kita isi dengan pembacaan sholawat julus dan qiyam, bisa dari sholawat barzanji dan simtutzhuror,” urainya.

Meski bulan Maulid Nabi telah berlalu, namun di MANJ pembacaan sholawat berjemaah tetap dilaksanakan. “Momentum peringatan bulan Maulid Nabi memang telah berlalu, tapi pembacaan sholawat kepada Nabi Muhammad tetap istikamah kita lakukan, semoga kita mendapatkan syafaat dari beliau, amin,” pungkas beliau seraya berdoa. (hm4s)