JUARA UMUM dan FAVORIT: Ustazah Afrida (foto kiri) saat menerima piala juara umum bersama ketua OSIM dan deretan anggota OSIM yang (foto kanan) bersama ketua panitia Bulan Lomba (hijab pink).
MANJ- Bulan Lomba (BL) yang menjadi salah satu rangkain peringatan haul dan harlah ke- 74 pendiri Ponpes Nurul Jadid (PPNJ) Paiton Kabupaten Probolinggo. BL memang menjadi perhelatan bergensi bagi para santri tak terkecuali santri putri Ponpes Nurul Jadid (PPNJ), di tahun inilah MA Nurul Jadid (MANJ) menjadi yang terbaik meraih juara umum dan favorit.
MANJ meraih predikat bergengsi tersebut pada malam penutupan BL, Senin tadi malam (13/2) di aula dua PPNJ. Para santri putri menjadi saksi atas pengukuhan malam yang memuncaki rangkaian BL itu, aplaus dari para santriwati lebih-lebih para siswi MANJ yang hadir di acara itu menjadi ungkapan bahagia.
Menurut Pembina OSIM MANJ putri Ustazah Afrida Nurlaili, prestasi yang diraih oleh MANJ dalam event tahunan itu bukan tanpa perjuangan. Menurut beliau, semangat para siswi dan anak-anak OSIM selama perlombaan yang digelar sejak 28 Desember 2022 lalu itu penuh perjuangan berat.
“Penuh perjuangan dan air mata, selama satu bulan mereka all out karena berbarengan dengan ujian sekolah dan wilayah, juga kegiatan proker OSIM, Alhamdulillah 15 lomba yang digelar, MANJ senantiasa juara satu,” kenang beliau di sela-sela mengkoordinir kegiatan ekstakurikuler di MANJ, Selasa (14/2).

[Deretan hadiah yang berhasil diraih MANJ dalam bulan lomba Haul dan Harlah 74 PPNJ tahun 2023]
Prestasi Juara umum yang pernah berkali-kali diraih MANJ dalam event itu menurut beliau tentu menjadi penyemangat, serta keinginan yang sangat tinggi untuk merebut kembali tahta umfa (umum dan favorit, red), meski pada tahun sebelumnya tidak sukses karena nilai total sama dengan delegasi lain.
Apa yang diungkap oleh beliau senada dengan sang ketua OSIM MANJ. “Lelah kami terbayar, saya sangat bersyukur berkat segenap usaha, doa dan dukungan dari segenap siswi dan para ustaz-ustazah, MANJ berhasil menjadi juara umfa, “ ujar Dwi Gita Marsya Syakila dengan mata berkaca-kaca saat ditemui manj-online.
Ucapan selamat dan sukses datang dari semua guru atas prestasi tersebut, tak terkecuali dari kepala madarasah, melalui pesan singkatnya Ustaz Misbahul Munir memberikan aplaus dan bersyukur atas prestasi anak didiknya. “Alhamdulillah, selamat dan sukses atas prestasi tersebut, terima kasih atas semua usaha dan perjuangannya itu luar biasa, mabruk,” ungkap kepala MANJ. (hm4s)