JUARA LAGI: Hengki Fernando (foto: kiri) didampingi panitia saat menerima tropi dan piagam penghargaan.
MANJ - Masih segar diingatan, goresan cipta puisi Hengki Fernando di pekan santri Ponpes Nurul Jadid bulan Maulid lalu mengukir juara 1 tingkat Jawa Timur (Jatim), kini siswa kelas XII unggulan IPA Tahfizh 1 MA Nurul Jadid (MANJ) itu makin cetar membahana, pasalnya siswa asal Kabupaten Bondowoso itu berhasil meraih juara 2 cipta-baca puisi tingkat nasional.
Siswa penyuka membaca dan tulis-menulis itu, sukses mengukir prestasi terbarunya dalam lomba cipta-baca puisi tingkat nasional, prestasinya diraih pada Festival Bulan Pendidikan (FBP) gelaran Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Senin(7/11).
Sebagai peserta didik di kelas unggulan IPA tahfidzh, keseharian Hengki sebagai santri dipadati aktifitas belajar di madrasah dan asrama pondok, terutama menghafal Al-Qur’an. Meski begitu kegemaran menulis puisi putra pasangan H. Fathollah – Hj.Siti Maimunah itu terus disalurkan.
“Saya banyak terinspirasi saat banyak membaca ayat Al-Qur’an sekaligus dengan maknanya, sembari saya menghafalkannya,” ungkap presiden Organization of Science and Qur’an (OSQ) IPA Tahifzh MANJ tersebut.
Hengki menceritakan, keberhasilannya meraih juara 2 lomba cipta-baca puisi pada FBP, melalui tahap eliminasi berkat sumbangsih teman-temanya di MANJ. “Pada babak eliminasi saya membuat naskah dan video puisi di MANJ, dibantu oleh teman-teman LPS Kharisma saat perform dalam bentuk video kemudian dikirimkan ke panitia secara online,” tuturnya.
Video puisi berjudul Harapan untuk Tumbuh akhirnya lolos, Hengki pun masuk daftar nominasi final. Dengan keberhasilnnya lolos pada babak eliminasi, Hengki bersaing dengan peserta lain di final yang dimulai pada tanggal 7-8 November di UIN Maliki Malang.
“Alhamdulillah, puisi Pohon Pendidikan yang saya buat dan saya tampilkan di babak final berhasil juara 2,” pungkasnya seraya berucap syukur. (hm4s)