• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

Hengki Fernando Tak Hanya Jago Sastra, Urusan Ngelawak Juga. Terbukti Raih Medali di POSPENAS IX

Selasa, 29 Nov 2022 12:34 WIB 1528 Prestasi
Blog Details

SI MULTI TALENT: Hengki Fernando saat menerima penghargaan di Pospenas IX, bayolannya mampu mengocok perut pemirsa dan dewan juri.

Siswa IPA Tahfiz yang Satu Ini Emang Beda

MANJ: Nama Hengki Fernando mulai makin akrab di kalangan siswa MA Nurul Jadid (MANJ), bahkan mulai tenar di kalangan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid (PPNJ) Paiton Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Di Bidang sastra, prestasinya sudah menjuarai level provinsi dan nasional, selain itu kini dia juga juara di bidang ngelawak. Eventnya pun tak main-main, tingkat nasional, wah!.

   Pasalnya, siswa kelas unggulan XII IPA 1 Tahfiz MANJ itu meraih medali perak dalam lomba Stand Up Comedy ala Santri di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) IX 2022 di Surakarta Jawa Tengah pada 23-27 November 2022.

   Siswa bernama lengkap Mohammad Hengki Fernando, mengakui bakat komedi di ajang tersebut bisa dibilang spontanitas dan bermodal nekat, Saat ditemui oleh manj-online di jam istirahat madrasah, Hengki bercerita, Selasa (29/11/22).

[Ekspresi Hengki saat tampil di Stand Up Comedy ala Santri di Pospenas IX 2022]

   “Saya saat ditunjuk oleh Ustaz Mujiburrahman untuk ikut lomba tersebut saat dalam masa libur Maulid di pondok, saya menegiyakan saja,” tuturnya. Padahal menurut Hengki, sebelum mengikuti lomba, dirinya sedang dalam masa penyembuhan akibat cidera di kaki. Tapi semangat untuk ikut lomba tetap membuatnya memiliki semangat membara.

   Alhasil, Hengki yang mewakili kontingen Kator Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur saat tampil di Stand Up Comedy ala Santri, bayolannya bisa membuat para hadirin dan juri tertawa. “Saya ngelawaknya seputar beberapa identitas santri, yang saya rasa memiliki ke khasan, keunikan dan kejenakaan,” ungkap siswa asal Kabupaten Bondowoso itu.

   Sebagai siswa IPA tahfiz skill menghafal AL-Qur’an harus tetap dia prioritaskan, Hengki harus pandai membagi waktu. “Justru menjadi bentuk pengamalan dari Al-Qur’an itu sendiri, contoh membahagiakan orang, sebgai sarana dakwah sosok santri yang kompeten dalam menghafal alqur’an tapi tetap bisa produktif,” sergahnya.

   Mendekati masa ujian semester ganjil, Hengki akan tetap fokus kepada almamter, meski demikian jika ada event serupa, bungsu dari tiga bersaudara itu menyatakan kesiapannya. “Inyaallah saya siap, itu demi syiar dan lembaga saya,” pungkasnya.

   Dari total 2000 lebih santri atlet dan peserta Pospenas, kontingen Kemenag Jatim mengutus sekitar 101 atlet dan peserta. Salah satunya santri PPNJ Mohammad Hengki Fernando yang juga berstatus sebagai siswa aktif MANJ kelas unggulan  XII IPA 1 Tahfiz. (hmas)