• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

KKM MA Nurul Jadid Tingkatkan Validasi Data Madrasah Melalui Bimtek EMIS GTK

Senin, 27 Apr 2026 12:33 WIB 128 Madrasah
Blog Details

Pengarahan kepada peserta bimtek EMIS GTK oleh Pendma Kabupaten Probolinggo di Meeting Room MA Nurul Jadid.

Probolinggo –Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo melalui Tim Pendidikan Madrasah (Pendma) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan EMIS GTK. Kegiatan ini diikuti oleh operator dari 32 madrasah yang berada di bawah koordinasi Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA Nurul Jadid Paiton Probolingggo pada hari sabtu 25 april 2026.

Langkah ini dilakukan guna mendukung percepatan digitalisasi data pendidikan, khususnya data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta memastikan akurasi basis data madrasah di Kabupaten Probolinggo tetap terjaga.

Akurasi Data Sebagai Basis Kebijakan

Dalam arahannya, Tim Pendma Kemenag Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa EMIS GTK bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan, mulai dari perencanaan program, penyaluran tunjangan, hingga validasi data guru dan tenaga kependidikan.

"Ketepatan data yang diinput oleh operator adalah kunci. Kesalahan kecil dapat berdampak pada hak-hak guru maupun tenaga kependidikan," ujar perwakilan Tim Pendma di sela kegiatan.

Penguatan di Level KKM

Bimtek ini secara khusus melibatkan 32 madrasah dalam naungan KKM MANJ. Materi yang disampaikan meliputi pemutakhiran data GTK, validasi dan sinkronisasi data, serta penguatan pemahaman operator terhadap fitur-fitur dalam EMIS GTK.

Ketua KKM MANJ menyampaikan bahwa koordinasi melalui KKM diharapkan mampu mempermudah penyelesaian kendala teknis di lapangan.

"Kami ingin memastikan seluruh operator memiliki standar kompetensi yang sama, sehingga proses pendataan dapat berjalan optimal dan tepat waktu," ungkapnya.

Tantangan Digitalisasi

Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi bagi operator madrasah untuk membahas berbagai kendala teknis, seperti integrasi data dengan sistem lain seperti EMIS 4.0, Verval PD dan PDUM serta hambatan sinkronisasi pada jam-jam tertentu.

Melalui Bimtek ini, Kemenag Kabupaten Probolinggo berharap pengelolaan data GTK di madrasah semakin tertib, akurat, dan akuntabel. Data yang valid diharapkan mampu mendukung perencanaan program pendidikan yang lebih tepat sasaran serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah. (MM)