UNGKAPAN SELAMAT: Adje Kembara lulusan kelas XII IPA Tahfidz MANJ yang meraih medali emas dengan nilai tertinggi, mumtaz!.
Kepala Madrasah: Mumtaz!
MANJ- Beberapa waktu lalu, delegasi Madarasah Aiyah Swasta Nurul Jadid (MASNJ) alias MANJ berhasil meraih medali emas dalam olipiade nasional mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), rupanya jejak serupa kini diukir oleh siswa MANJ bernama Adjie Wahyu Kembara.
Event yang diselenggarakan oleh Asosiasi Olimpiade Nusantara (AON) dan Liga Nusantara tersebut, Adjie berhasil menyisishkan pesaingnya dari berbagai penjuru nusantara. Pendaftarnya mencapai 1021 untuk jenjang SMA/MA/SMK.
Bersaing dengan ribuan peserta, Adjie Wahyu Kembara, siswa MANJ kelas XII peminatan IPA Tahfidz itu berhasil menorehkan prestasi membanggakan, dirinya berhasil meraih medali emas pada olimpiade Islamic Brainiac Competition (IBC) 2023 jenjang SMA, Sabtu (20/5/23).
Di ajang yang melibatkan peserta mencapai ribuan itu, Adjie bahkan berhasil membubuhkan raihan skor pada deretan pertama. Sebagaiamana informasi yang diumumkan oleh panitia secara online, nama Adjie Wahyu Kembara bertengger di urutan pertama dengan skor tertinggi 474 dengan asal sekolah Madrasah Aliah Swasta (MAS) Nurul Jadid alias MANJ.
.jpg)
[Sebagian daftar pengumuman skor dari nilai peserta olimpiade. Oleh panitia Adjie tak hanya meraih nilai tertinggi, tapi juga meraih juara umum (teks pojok kanan warna kuning atas)]
Adjie yang baru lulus MANJ itu berlomba di event nasionnal tersebut secara online, siswa kelas XII IPA Tahfidz tersebut mengikuti kompetisi pada 20 Mei 2023. “Saya mengikutinya secara online di rumah dan dengan identitas peserta siswa MA Nurul Jadid,” tuturnya pada manj-online melului pesan singkat.
Menurut Adjie ada empat mata pelajaran (mapel) yang harus dia kerjakan, meliputi mata pelajaran Qur’an Hadits, SKI, Fikih dan Akidah akhlak. Keempat jenis soal dari empat mapel tersebut mampu dia jawab dengan maksimal. “Dengan alokasi waktu sekira satu jam, Alhamdulillah saya bisa menjawabnya dengan maksimal,” pungkas siswa asal Tulungagung itu.
Terpisah, atas prestasi tersebut Ustadz Misbahul Munir kepala MANJ memberikan apresiasi tinggi. “Mumtaz! (terbaik, Red.), Alhamdulillah siswa kami mampu mengukir prestasi dengan menunjukkan skill ilmu keagamaannya, sehingga bisa mencapai nilai tertinggi di olimpiade nasional PAI tersebut,” tandas beliau bangga penuh syukur.(Hm4s)