• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

Panen Jamur Tiram Perdana Jajaran Pimpinan Dapat Gratisan

Minggu, 25 Des 2022 13:37 WIB 1287 Madrasah
Blog Details

HASIL PANEN: Kepala madrasah saat menerima pemberian hasil panen perdana budidaya jamur tiram dari Ivon Eka Putri anggota ex-com IPA reguler.

Kepala: Wawasan mereka tak hanya pada materi pelajaran tapi sudah merambah kewirausahaan

MANJ- Jiwa entrepreneur yang ditanamkan kepad para peserta didik MA Nurul Jadid (MANJ) rupanya  mulai terasah. Faktanya, komunitas siswi  yang ada di organisasi exacta community (ex-com) peminatan IPA regular merealisasikannya. Sabtu kemarin (24/12) anggota ex-com membagikan hasil panen jamur tiram kepada kepala madrasah dan beberapa jajaran pimpinan MANJ secara gratis.

Selain kepala madrasah, para Wakil Kepala Madrasah (WKM) juga menjadi sasaran mereka, seperti WKM kurikulum, kesiswaan, humas dan saranan. “Selanjutnya kami akan memberikan hasil panen secara gratis pula untuk masing-masing ketua peminatan dan Pembina OSIM,” ungkap Evon Ika Putri salah satu anggota ex-com kelas XI IPA 2.

Selama poses tanam hingga panen, menurut pengakuan Ivon, dia dan teman-teman mendapat bimbingan dari pembinanya. “Kami dibimbing oleh Ustaz Imam Syafii setiap hari Selasa untuk budidaya jamur dan dikontrol eleh Ustaz Imam hingga tiga bulan, selanjutnya ditangani secara mandiri,” ungkapnya.

[Ivon Kartika Putri (paling kanan) bersama Niha Intan Kumalawati kelas XI IPA reguler anggota ex-com saat panen perdana jamur tiram.]

Selain mendapat bimbingan, mereka juga mengolah hasil panen jamur tiram tersebut menjadi beberapa varian makanan. “Jamur yang kami olah menjadi beberapa varian, saat usai pelatihan budidaya jamur Selasa kemarin (20/12) kami berkesempatan mengolahnya menjadi masakan di lab biologi,” urai Niha Intan Kumalawati teman Ivon.

[Jamur tiram seperti itulah yang dibudidaya oleh komunitas siswi ex-com MANJ]

Panen dilakukan setiap dua minggu sekali perbaglog, karena masa pertumbuhannya berbeda antar baglog. Pasca panen itulah komunitas siswi ex-com IPA regular itu berinisiatif untuk memberikannya kepada pihak madrasah. “Para guru bisa mengolahnya sendiri menjadi berbagai varian, beratnya 250 gr masing-masing jajaran pimpinan, khusus untuk kepala madrasah kami berika seberat 500 gr atau setengah kilo,” terang Ivon sambil tersenyum.

Mendapat bingkisan tersebut kepala madrasah sangat apresiatif dengan produktifitas anak asuhnya. Menurut beliau, mereka telah menerapkan ilmu terapan. “Wawasan mereka tak hanya pada materi pelajaran tapi sudah merambah kepada kewirausahaan dan itu sangat baik,” ungkap Ustaz Lukman Alhakim usai menerima pemberian jamur tiram di ruangannya, Ahad (25/12). (hm4s)