WISATA HATI: Kiai Abdurrahman Wafi (foto: kiri) didampingi Gus Muhammad Hasan Abdul Wafi di aula asrama PK putra saat memberikan motivasi.
MANJ- Setalah melaksanakan Evaluasi Belajar Akhir Tingkat (EBAT), Madrasah Aliyah Nurul Jadid Peminatan Keagamaan (MANJ-PK) putra menutup akhir semester pembelajaran dengan wisata hati bertema Menghadapi Tantangan: Penghambat dalam Mencari Ilmu di aula asrama Peminatan Keagamaan (PK) Putra, Kamis (13/07).
Kegiatan Wisata Hati adalah kegiatan pungkas semester yang diadakan oleh Departemen Kepesantrenan. Hal itu sejalan dengan penuturan Koordinator Departemen Kepesantrenan Ustaz Abdullah Faqih, “sesuai dengan perencanaan kegiatan tahunan, kegiatan wisata hati ini adalah program kerja Departemen Kepesantrenan yang dilaksanakan setiap semester”, tuturnya.
Selain itu, menurut ustaz yang kerap disapa Faqih itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk memotivasi dan membangun kembali semangat dalam mencari ilmu. “Kegiatan ini memiliki tujuan memotivasi siswa agar semangat mencari ilmunya terbangun, juga sebagai problem solving dari hambatan atau tantangan yang kerap dijumpai siswa selama semester”, sambung beliau.
Wisata hati tersebut dikonsep dengan model ceramah. pembicara dalam acara itu adalah Kiai Abdurrahman Wafi. Dalam pelaksanaanya, acara wisata hati terdapat tiga susunan acara, dari pembukaan, ceramah dan penutup atau do’a. Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB itu berjalan lancar meskipun terdapat sedikit kendala.
“Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, hanya saja terdapat perubahan jadwal, yang asalnya kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Juli diundur sampai 13 Juli, hal itu disebabkan karena beliau berhalangan,” tuturnya.
Acara ini disambut baik oleh siswa asrama “Dengan adanya kegiatan ini, saya bisa lebih banyak mengenal masyayikh, mengetahui cerita beliau yang tentunya dapat memotivasi, juga penanaman prinsip yang sangat membekas di benak saya”, tutur Fadhol, siswa kelas XI.
[Kiai Muhammad Al-Fayyadl saat memberikan motivasi di acara Wisata Hati PK putri.]
Sementara itu, giat yang sama juga dilaksanakan oleh asrama PK putri. Di giat tersebut yang menjadi pembicaranya adalah kiai Muhammad Al-Fayyadl, derlokasi di aula mini PP Nurul Jadid.
Sesuai tema giat tersebut Fokus Santri Demi Cita-Cita Suci beliau menyampaikan beberapa hal penting yang harus diketahui oleh seorang santri, salah satunya adalah bagaimana cita-cita yang yang dituju harus sesuai dengan cita-cita orang tua, guru dan peserta didik sebagai santri. (d1l)