• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

WaKa Kurikulum Sampaikan Harapan Besar Iftitah Addirasah

Minggu, 13 Agu 2023 13:18 WIB 941 Madrasah
Blog Details

SAMBUTAN: Ustaz M. Naim selaku Waka Kurikulum ketika memberikan sambutan.

MANJ-PK- Dengan bentuk pendidikan yang khas di MA Nurul Jadid-Peminatan Keagamaan (MANJ-PK), output PK bisa berperan di masyarakat, minimal menjadi mufti kecil di daerah, karena masyarakat akan menemukan jawaban padanya. Demikian diungkap Ustaz M. Na’im wakil kepala bidang kurikulum saat memberikan sambutan di acara iftitah addirosah di aula mini pesantren, Kamis (10/08/23).

Untuk itulah, beliau mengingatkan agar peserta didik MANJ khususnya yang ada di PK untuk terus meningkatkan kemampuannya di bidang keagamaan, memperdalam kajian kitab yang rutin dilaksanakan di asrama PK.

Ust Abdillah selaku  koordinator PK menyampaikan, Profil dan kurikulum PK antara lain  visi PK adalah terbentuknya kader faqih fiddin, qoulan wa manhajan wa amalan dan siap berperan dalam kancah global. “Menjadi tafaqquh fiddin itu bukan hanya belajar agama, akan tetapi mempelajari dan memperdalamnya,” ujar beliau.

[Ustaz Abdillah selaku koordinator MANJ-PK ketika memberikan sambutan.]

Selaras dengan yang diungkapkan beliau, Wakil Kepala Madrasah Ustaz M. Naim bagian kurikulum MANJ  turut berbpendapat, dengan bentuk pendidikan yang khas di PK, output PK bisa berperan di masyarakat.

Selain guna membuka kegiatan pembelajaran di Asrama PK, kegiatan tersebut memiliki rangkaian acara berupa studi kitab, direncanakan akan dilaksanakan pada esok hari. Kegiatan rentetan studi kitab tersebut tak lain sebagai pembungkus acara iftitah agar menambah wawasan bagi pengurus, khususnya bagi siswa.

Senada dengan apa yang diagendakan Ustaz Lutfi ketua panitia kegiatan. Studi kitab Ibnu Aqil ditujukan untuk menambah wawasan siswa dalam mempelajari Ibnu Aqil. “Selain itu, alasan pemilihan kitab yang dibahas adalah Syarh Ibnu Aqil karena kurikulum yang digunakan asrama PK adalah kitab tersebut”, jelas beliau yang turut memberikan sambutan.

[Ustaz M. Naim ketika membuka acara dengan menyentuh tombol layar opening.]

Kegiatan Iftitah kali ini agak berbeda dari biasanya, karena simbolis pembukaan menyentuh tombol layar opening. “Sedikit berbeda dari acara sebelumnya, biasanya menggunakan simbolis pemukulan gong atau gunting pita, namun kali ini menggunakan simbolis penekanan tombol pada layar, keren,” tutur siswa asrama PK Moh Shonhaji. (d1l4)