Peserta didik peminatan ISS bersama guru pembina dan pendamping museum di halaman museum dr. Mohammad Saleh
Probolinggo — Para siswa Madrasah Aliyah Nurul Jadid (MANJ) menggelar kegiatan Penelitian Situs Bersejarah di Kota Probolinggo pada hari Selasa (05/05). Kunjungan ini berutujuan untuk memperdalam pemahaman sejarah lokal di luar teks materi sekolah.
Destinasi pertama yang mereka sambangi ialah Museum dr. Mohamad Saleh. Di museum yang dulunya merupakan tempat tinggal dan sekaligus klinik dokter pertama di Probolinggo, para siswa tampak antusias saat mengamati koleksi-koleksi kuno dan arsip-arsip sejarah perjuangan beliau.
Ustaz Alfan Pratama Putra menyampaikan, bahwasanya museum yang kali ini mereka tuju dapat melatih siswa untuk mengetahui bagaimana dinamika sosial dan kemanusiaan di Probolinggo, dan bagaimana kehidupan Mohamad Saleh pada masa lalu.
“Museum ini cocok bagi siswa untuk melatih pemahaman mereka bagaimana kehidupan sosial di Probolinggo, dan juga, di museum ini merangkum keseluruhan biografi dan kehidupan perjuangan beliau pada saat penjajahan belanda pada saat itu,” Tutur Pembina Organisasi Association Of Social Program Student (ASPS) itu.
Pemberangkatan dimulai sekitar pukul 08:00, dengan pemberhentian pertama di museum Dr. Moh. Saleh pada pukul 09:00, seraya menggunakan transportasi bus dan travel yang terparkir rapi sejak jam masuk sekolah.

Peserta didik ISS MANJ menerima penjelasan sejarah probolinggo di salah satu ruang museum dengan seksama
Sesampainya mereka di lokasi tujuan, mereka di sambut hangat oleh Bapak Ahmad dan 2 pendamping perempuan yang akan memandu perjalanan para siswa untuk mengenali bentuk, dan bahkan informasi terbaru pada saat itu pula, seperti keberadaan bungker yang sampai sekarang yang belum ditemukan strukturnya.
“Dulu, ketika beliau berwasiat kepada salah satu putranya, beliau menyampaikan bahwa terdapat bungker tersembunyi di halaman belakang rumah yang ketika di telusuri, belum ditemukan tanda-tandanya sampai detik ini,” Jelas salah satu pendamping tour
Sesudahnya mereka menjelajah di museum dr. Mohamad Saleh, mereka menuju destinasi berikutnya yang berada di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, tidak lain mempelajari tentang sejarah budaya Kota Probolinggo. (RIN/yan)