JUARA NASIONAL- Dari kiri Ahmad Aqil Tsabata, Andika Firman Maulana dan Salman Alfarisi Hadi Putra. Ketiganya meraih juara pada lomba kategori nasional.
MANJ- Meski wabah pandemi covid-19 belum sirna dan mengakibatkan pelbagai aktivitas terkendala. Namun MA Nurul Jadid (MANJ) tetap mampu mengukir prestasi. Itu terbukti dari tiga peserta didiknya meraih juara nasional.
Mereka adalah, Ahmad Agil Tsabata kelas XII Peminatan Keagamaan (PK) peraih juara satu khitobah, Andika Firman Maulana kelas XII PK juara favorit Arabic poster. Keduanya sukses meraih juara pada event Gebyar Apresiasi Khazanah Araby (GAZA) VIII, ajang bergengsi itu diselenggarakan Prodi Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Sabtu (14/11/2020) lalu.
Pada kompetisi berbeda, Salman Alfarisi Hadi Putra kelas XII PK, meraih juara dua di lomba essai nasional 22 Oktober silam. Prestasi tersebut diraihnya kala mengikuti lomba essai memperingati Hari Santri Nasional oleh Pondok Pesantren Thawalib Bukittinggi Sumatera.
Ketiga siswa MANJ itu mengikuti lomba secara daring. “Di masa pandemi ini, memang aktifitas kita terbatas, tetapi bukan berarti kita menyerah pada kondisi seperti ini,” kenang Ahmad Aqil Tsabata yang merasa cukup kerepotan mengikuti lomba khitobah via daring tersebut.
Sebab menurut Aqil, dirinya tak hanya harus bisa tampil berpidato, tetapi harus mengirimkan video hasil pidatonya ke panitia. “Saat shooting untuk menggarap video khitobah saya, berkali-kali harus diulang untuk menghasilkan kualitas yang bagus,” kenangnya saat ditemui manj-online.
Menurutnya, dengan lomba serba daring pada Gaza III, kemungkinan para peserta bisa lebih menusantara. Pasalnya, menurut siswa asal kabupaten Jember itu, peserta yang jauh tidak lagi dibatasi jarak tempuh, karena hanya tinggal mengirim video atau karyanya. “Alhamdulillah saya dan Andika bisa meraih juara,” pungkasnya berucap syukur. (b4d)