Ibu Nurin (foto kanan) saat memberikan materi pada seminar kewirausahaan
MANJ- Dinas Perikanan kabupaten Probolinggo bersama seorang pengusaha muda mengisi acara seminar kewirausahaan Selasa (15/12) di auditorium MA Nurul Jadid (MANJ). Acara yang bertajuk “Peluang sukses generasi muda dengan gemar budi daya menjadikan hoby sebagai hoki” digelar oleh Association Social Program Student (ASPS), organisasinya program IPS MANJ.
Ibu Nurin, Kepala Bidang Usaha Dinas Perikanan Kab. Probolinggo menjadi narasumber pertama. Beliau mewakili kepala DKP yang tidak bisa hadir saat itu. “Saya menyampaikan permohonan maaf, Bapak Kepala tidak bisa hadir karena ada acara di Pemkab dengan bupati, jelas beliau sebelum memulai materinya.
Dalam kesempatan itu, Ibu Nurin lebih fokus pada materi yang berkaitan dengan budidaya ikan. Mulai proses dari hulu ke hilir, pembenihan, perawatan hingga hasil panen beliau jelaskan. Untuk memudakan materi, beliau mencontohkan ternak lele. “Sekadar contoh, Budidaya ternak lele bisa menjadi bentuk usaha yang punya prospek cerah,” ungkapnya.
Materi kedua disampaikan oleh Hendra, Pria asal Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo itu lebih fokus pada usaha budi daya ikan cupang hias. Meski usaha budi daya ikan cupang hias yang digelutinya baru tiga tahun, dia sempat membeberkan omzetnya kini dalam satu bulan bisa mencapai puluhan juta rupiah.
“Meski saat ini masa pandemi, prospek usaha ikan cupang hias yang saya geluti tetap lancar,” tukasnya. Dengan model penjualan masa kini yang bisa online, Hendra sering melakukan lelang online. “Ada Komunitas Lelang Cupang Indonesia (KLCI), yang anggotanya dari kalangan biasa hingga selebritis,” tuturnya.
Di acara tersebut juga dibuat MoU anatara pihak MANJ dengan DKP. Secara simbolis Penandatanganan Mou dari pihak MANJ diwakili oleh Ustaz Nasiruddin, sedangklan dari DKP diwakili oleh Ibu Nurin. “Semoga MoU ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya bagi generasi muda seperti siswa-siswi MANJ untuk sukses membangun ekonomi,” harap ibu Nurin. (hum)