Probolinggo- Tes Program Madrasah Aliyah Nurul Jadid (MANJ) serentak diadakan pada Selasa (01/10). Objek tes tersebut adalah seluruh siswi baru yang ingin masuk ke program yang dituju. Tak terkecuali program IPA Tahfidz (IT) yang mengadakan tes baca Al-Quran dengan metode melihat atau kerap kali disebut bi nadhor.
Tak sedikit siswi baru yang ingin mendaftar program IPA Tahfidz. Buktinya, lebih dari 20 siswi yang mengikuti tes tersebut. Kriteria penilaiannya dilihat dari beberapa aspek, seperti fashohah, kelancaran bacaan, makhorijul huruf, serta muroja`ah hafalan.
Mulanya saya tanya terlebih dulu hafalannya sampai mana. Kemudian saya tes dengan mengacak lafadz yang nantinya harus mereka lanjutkan. Sebagian dari mereka kelihatannya gerogi, soalnya banyak yang keliru dan ceket,” tutur ustadzah Luluk Almaknunah selaku penguji.
Masukan saya untuk calon siswi IT, sebenarnya mereka sudah bagus dari segi kelancaran dan pelafalannya. Cuma harus lebih ditegaskan lagi bacaanya. Sejauh ini, jujur saya bahagia, siswi yang saya tes rata-rata sudah memiliki hafalan 20 juz, bahkan sampai ada yang sudah hatam,” imbuhnya.
Saya masuk IT alasannya agar punya waktu di sekolah untuk menghafalkan Al-Quran. Jujur saya gerogi banget saat tes, soalnya ustazah penguji menanyakan ‘sudah hafal berapa juz?’ kalau saat tes sambung ayat alhamdulillah bisa, sebab salah satu persyaratan tes wajib punya bekal hafalan,” kata Alvi Bariro, siswi kelas X MARTIKULASI 5. (Sha)