• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

Kitab Kifayatul Akhyar Jadi Kajian Khusus Bertema Fikih Sebagai Poros Tafaqquh Fiddin

Sabtu, 13 Agu 2022 10:37 WIB 1360 Pendidikan
Blog Details

Kajian Kitab: Dari kiri, KH. Najiburrohman Wahid, KH. Muhibbul Amal Ali dan Ustaz Ainul Yaqin Mannan.

MANJ- MA Nurul Jadid (MANJ) unggulan Peminatan Keagamaan (PK) malam Ahad lalu (6/8/22) menggelar kegiatan iftitah al-dirosah (pembukaan pebelajaran). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kajian kitab Kifayatul Akhyar yang bertajuk fikih sebagai poros tafaqquh fiddin.

Malam itu, acara yang berlangsung di aula 2 Ponpes Nurul Jadid tersebut dilangsungkan acara seremonial, dihadiri oleh Koordinator PK Ustaz Nashiruddian, jajaran musyrif, siswa-siswi PK dan Gus Imdad Robbani selaku Kepala Biro Pendidikan Nurul Jadid.

Ustaz Nasiruddin malam itu banyak memberikan motivasi belajar kepada para siswa, menurutnya iklim belajar di PK pada zaman dulu baik dari budaya belajar dan lulusannya banyak yang sukses dan itu perlu dipertahankan. “Seperti Ustaz Dr. Kholil Thahir yang mendirikan Ponpes Nurul Jadid Sejati di Tuban dan Ustaz Chaironi Hidayat yang menjadi kepala Kemenag di Sumenep Madura,” ungkap beliau.

Selain itu beliau juga memaparkan, dengan mengkaji kitab tersebut diharapkan dapat memberi motivasi dan semangat bagi siswa dan siswi baru maupun siswa lama. “Tujuan kedua adalah untuk memberi pemahaman perihal sanad dan isi kitab kifayatul akhyar, karena kitab tersebut akan menjadi rujukan persoalan fikih sesuai tema iftitah al-dirosah yaitu fikih sebagai poros tafaqquh fiddin," tandas beliau dalam sambutannya.

Untuk Kajian kitab Kifayatul Akhyar dalam Iftitah al-dirosah tersebut dilaksanakan keesokan harinya. Menghadirkan pemateri KH. Muhibbul Aman Ali dari pasuruan  dan dihadiri oleh wakil kepala pesantren KH. Najiburrahman Wahid sebagai pemantik, selaku moderator Ustaz Ainul Yakin Mannan memandu jalannya kajian kitab tersebut.

Kajian berlangsung dari pagi hingga sore, sekira pukul 8:00-15:00. Hari tiu seluruh siswa-siswi PK mengikuti iftitah al-dirosah di aula 2. Pada hari itu pula KBM pagi hari mereka dikhususkan mengikuti kegiatan di aula 2 tersebut bukan di kelas seperti biasanya. (hums)