• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

Latih Tertib Administrasi Sesuai Standar, MPK Gelar Pelatihan Menegah

Rabu, 16 Des 2020 13:23:32 WIB 1272 Pendidikan
Blog Details

Ustaz Husnan Abrori saat menyampaikan materinya saat Latihan Kepemimpinan Menengah yang digelar oleh MPK

MANJ- Majelis Perwakilan Kelas (MPK) MA Nurul Jadid (MANJ) Rabu (16/12) menghadirkan semua pengurus organisasi siswa yang ada di MANJ, mulai dari MPK, OSIM dan organisasi jurusan untuk mengikuti pelataihan menengah.

Agenda utama dalam pelatihan yang dipusatkan di auditorium madrasah itu, kali ini rupanya difokuskan pada penyusunan laporan. Itu terlihat dari dua materi yang dibahas saat itu. Materi teknik penyusunan laporan dan kesekretariatan menjadi materi yang disampaikan oleh dua nara sumber.

Uztaz Husnan Abrori memberikan materi teknik penyusunan laporan pertanggung jawaban. Pengawas Pendidikan Agama Islam di lingkungan Kemenag Probolinggo itu menjelaskan, penyusunan laporan pertanggung jawaban harus sesuai standar. “Banyak kegiatan yang dilaksanakan akan tetapi sering keteteran pada saat menyusun laporannya,” ucap beliau diawal materi.

Beberapa penyusunan bukti fisik beliau rinci dalam penjelasannya, agar dokumen administrasi bisa valid dan benar-benar bisa dipertanggung jawabkan. “Dalam berorganisasi tak hanya mampu melaksanakan berbagai macam kegiatan, tetapi juga mampu melporkannya dengan penuh tanggung jawab dan itu bisa dibuktikan dengan penyusunan laopran yang baik pula,” jelas beliau

Sedangkan materi kesekretariatan disampaikan oleh ustaz Muzaqqi, beliau memaparkan materi kesekretariatan meliputi administasi surat dan proposal. “Agar berbagai kegiatan itu bisa dipersiapkan dengan matang dan gambarannya jelas, maka dalam hal administrasi sangat dibutuhkan penyusunannya secara jelas dan terstruktur,” jelas guru MANJ yang juga menjadi dosen Unuja itu.

Terpisah, terkait dengan pelatihan tersebut, Ustaz Mukhtarullah selaku Waka Kesiswaan menuturkan, Diharapkan manajemen administrasi dalam keorganisasian tertata dan terdokumentasi dengan baik. “Kita mengaharapkan dokumen administrasi yang disusun bisa memenuhi standar nasional,” ungkap usztaz Mukhtarullah.

Dengan demikian lanjut beliau, dokumen yang telah dimiliki dari setiap program kegiatan sangat berguna untuk menjadi penunjang dalam kebutuhan bukti fisik saat akreditasi madrasah. “Dari dokumentasi kegiatan yang pernah dibuat, akan kita konsultasikan kepada penyaji, sehingga kekurangannya bisa segera kita penuhi agar sesuai standar nasional,” pungkas beliau. (hum)