SOIALISASI LMNJ: Penyerahan buku panduan LMNJ ke pihak MANJ
MANJ-Dr. Kiai Hefniy Rozaq selaku diektur Lembaga Motivasi Nurul Jadid (LMNJ) berkunjung ke MA Nurul Jadid (MANJ). Kedatangan beliau yang didampingi Ustazah Siti Munawaroh ke madrasah itu dalam rangka sosialisasi program Lembaga Motivasi Nurul Jadid (LMNJ). Berlangsung di ruang meeting pada Rabu pagi (13/1/21) sosialisasi tersebut digelar.
Dalam sosialisasinya, Kiai Hefniy menjelaskan beberapa peran dan fungsi LMNJ terkait dengan peran madrasah, khususnya di bidang bimbingan dan konseling. Menurut beliau, pihaknya mempunyai beberapa program yang menjadi bagian dari pesantren Nurul Jadid, dalam mengawal dan memberikan bantuan bimbingan konseling untuk para santri.
“Nurul Jadid sebagai salah satu pesantren yang menerapkan proses internalisasi nilai-nilai karakter berbasis perilaku Kiai terhadap santrinya. Nilai-nilai karakter tersebut terangkum dalam JIMAT ASLI (Jihad, Istikamah, Mandiri, Amanah, Tegas, Apresiatif, Solutif, Luhur, Inspiratif), ini butuh pengawalan dari semua pihak,” tutur beliau saat memberikan sambutan mengawali sosialisasi.
Mantan direktur Klinik Azzainiyah itu kemudian menjabarkan, terkait layanan bimbingan konseling LMNJ memberikan Layanan tes dan konseling psikologi, mulai dari seleksi peserta didik baru, asesmen psikologis, konseling pendidikan dan training peningkatan kompetensi peserta didik. Selain itu, juga ada Layanan Hipnoterapi, layanan motivasi dan literasi.
“Dengan motivasi diri secara pribadi, yang kemudian tersalurkan kepada siswa atau santri, sehingga akan menjadi kebiasaan-kebiasaan positif yang terbentuk secara sistemik, bahkan konseling juga melayani untuk guru dan msyarakat,” tambah beliau saat itu.
Terkait sosialisai program LMNJ tersebut, pihak madrasah sangat mengapresiasi positif. “Tentu sangat membantu bagi madrasah, karena BK di madrasah bisa berkolaborasi dalam memberikan solusi bagi peserta didik yang membutuhkan bimbingan konseling,” ujar Ustaz Mukhtarullah Waka Kesiswaan yang turut hadir di acara itu.
Senada dengan Waka Kesiswaan, Ustaz Rosyid selaku koordinator BK di MANJ bahkan berharap ada sinergi antara LMNJ dan MANJ. “Akan sangat membantu sekali kehadiran LMNJ di lembaga kami apabila bisa terjadwal, meskipun tidak harus on time seperti kami,” harapnya di acara yang juga dihadiri oleh pengurus dan sebagian dewan guru.
Apa yang diungkap ustaz Rosyid rupanya direspon oleh Kiai Hefniy. Beliau memberikan sinyal hijau, bahwa sangat mungkin itu terealisir. “Kita lihat nanti pada pemetaan program selanjutnya, bisa jadi dari pihak MANJ yang menjemput bola dulu atau dari pihak kami,” ujar beliau di sesi terakhir seraya tersenyum. (b4d)