SASTRAWAN MUDA- Dimas Misdi (foto: kanan) saat memberikan materi pada workshop penulisan kreatif dan publikasi karya sastra
MANJ-Dimas Misdi (35), sastrawan muda peraih juara 1 puisi tingkat ASEAN, berkesempatan hadir ke MA Nurul Jadid (MANJ) pada Selasa pagi (5/1/21). Kehadirannya ke MANJ untuk mengisi workshop penulisan kreatif dan publikasi karya sastra. Acara yang digelar oleh Forum Siswa Bahasa Plus (Forsas) itu dilaksanakan di auditorium madrasah dan diikuti seluruh siswa-siswi.
Identitas penyaji dan beberapa pretasinya dibeberkan oleh moderator, hal itu membuat aplaus peserta memenuhi ruangan. “Beliau peraih juara satu cipta puisi ASEAN, Juara satu novel nasional, dan penulis novel best seller Pemuja Berhala,” ujar Dimas Cahyo yang menjadi moderator kala itu.
Bahkan Dimas Misdi didaulat untuk membacakan puisinya yang meraih juara satu tingkat ASEAN. Tanpa canggung, Dimas Misdi pun membacakan puisi berjudul Pesan Damai Aisyah, Maria, Zi Xing (Tiga Gadis Rohingya Pemanen Luka). Aplaus pun pecah, memenuhi auditorium usai puisi itu dibacakan pria asal Sumenep Madura itu.

Materi yang disampaikan Dimas Misdi rupanya mampu menggugah semangat peserta, hingga dia membuat sayembara bagi yang berani tampil membawakan sebuah puisi. Sontak para siswa silih berganti unjuk kemampuan. Wardatus Sholehah, siswi kelas XI IPS 2 yang beruntung mendapatkan hadiah darinya.
“Baca 100 puisi untuk bisa menulis puisi, baca 100 novel untuk bisa menjadi novelis, baca 100 cerpen untuk bisa nenjadi novelis,” tandas penyaji memberi tips meyulut semangat peserta. Penyaji pun juga siap menerima pengeditan karya siswa siswi MANJ untuk dipublikasikan ke media massa. “Jika memang ingin diterbitkan ke media, monggo kirim ke saya dulu, akan saya bantu ngedit,” janjinya.

Terkait kegiatan itu, Ustaz Lukman Al-Hakim selaku Kepala madrasah sangat mendukung dan berterima kasih pada panitia. “Saya berharap dengan acara ini, peserta didik MANJ bisa menjadi penulis-penulis handal mulai saat ini dan di masa depan,” ujar beliau saat memerikan sambutan.

Terpisah, Ustaz Saddam Husein ketua peminatan Bahasa menuturkan, tujuan kegiatan tersebut untuk membangkitkan semangat siswa menulis sastra, puisi, novel dan lain-lain. “Termasuk mengadakan launching program kerjasama denga KPI LPBA Nurul Jadid dan Happy Language Course untuk pengembangan bahasa Mandarin berupa beasiswa ke China,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu pula, kerja sama di bidang penerbitan karya tulis dipublikasikan. “Kami bekerja sama dengan CV. DUTA MEDIA, sebagai penerbit untuk menfasilitasi publikasi karya sastra siswa-siswi MANJ,” ungkapnya. (b4d)