• icon082230486626
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

Pustakawan MA Nurul Jadid Dilatih Kelola Perpustakaan Profesional Bersama Dispersip Probolinggo

Kamis, 23 Apr 2026 11:59 WIB 133 Perpustakaan
Blog Details

Dari kiri : Misbahul Munir (Kepala MA Nurul Jadid), Yudo Kurniawan (Dispersip Kabupaten Probolinggo), Nur Cholis (Kepala Perpustakaan MA Nurul Jadid) dalam sesi sambutan

Probolinggo– Madrasah Aliyah (MA) Nurul Jadid mengambil langkah inovatif dalam memberdayakan siswanya melalui aspek literasi. Bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo, madrasah menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan yang diikuti langsung oleh para murid, Selasa (21/04).

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan MA Nurul Jadid ini menghadirkan Bapak Yudho, pakar dari Bidang Perpustakaan Kabupaten Probolinggo, sebagai instruktur utama.

Mencetak Kader Pustakawan Muda

Berbeda dengan pelatihan pada umumnya yang menyasar staf administrasi, pelatihan kali ini memfokuskan pada peran siswa sebagai penggerak utama perpustakaan. Bapak Yudho memberikan materi yang komprehensif, mulai dari teknik klasifikasi buku yang sistematis hingga manajemen pelayanan sirkulasi.

"Melibatkan siswa dalam pengelolaan perpustakaan adalah cara terbaik untuk menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap sumber ilmu. Mereka belajar bahwa mengelola buku adalah kerja intelektual yang memerlukan ketelitian," ujar Bapak Yudho saat memandu sesi praktik.

"Pustakawan Ma Nurul Jadid diberikan pelatihan secara langsung penggunaan aplikasi manajemen perpustakaan"

Materi Pelatihan

Selama kegiatan, para murid MA Nurul Jadid dibekali dengan beberapa keterampilan kunci, di antaranya: Teknik Inventarisasi? Cara mencatat dan memberi kode buku secara akurat?

Perawatan Koleksi? Edukasi mengenai cara menjaga fisik buku agar tetap awet? dan

Optimalisasi Layanan? Strategi mengajak rekan sebaya agar lebih gemar mengunjungi perpustakaan.

 

Komitmen Literasi Madrasah

Pihak sekolah berharap, pasca-pelatihan ini, para siswa yang terlibat dapat menjadi "Duta Pustaka" di lingkungan madrasah. Dengan bimbingan langsung dari Dispersip Kabupaten Probolinggo, diharapkan perpustakaan MA Nurul Jadid tidak hanya menjadi gudang buku, tetapi menjadi pusat kreativitas siswa yang dikelola secara profesional oleh dan untuk siswa.

Kegiatan ditutup dengan simulasi penataan rak buku sesuai standar nasional, yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. (MM)