Probolinggo - Pada masa jabatan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) periode 2024-2025, berhasil menyelenggarakan sidang terkhir, Sidang Istimewa II. Giat itu dilaksanakan dalam rangka Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Organisasi Siswi Intra Madrasah (OSIM). Bertempat di aula MA Nurul Jadid (MANJ) Senin (20/10) lalu giat para aktivis MANJ itu dihelat.
Sidang tersebut merupakan bagian dari Program Kerja (proker) MPK. Rapat perencanaan telah diadakan sejak awal bulan Oktober. Musyawarah penetapan hari dilaksanakannya sidang dilakukan bersama Ustaz Prayogi Soesanto, selaku pengganti sementara. Hal itu, karena Ustazah Afrida Nur Laili sedang menjalankan ibadah Umroh.
Rupanya, sidang akan dilaksanakan pada 31 Oktober. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan bahwa sidang akan dimajukan pada 20 Oktober pada waktu mata pelajaran formal. “Karena kita akan mengikuti Tes Kompetensi Akhir (TKA), jadi dimajukan penggelaran sidang, agar tidak menggangu pada TKA,” ucap Mutia Salsabiela.
Selain sidang yang diadakan merupakan sidang terkhir. Masa jabatan MPK, rupanya juga telah mencapai penghujung jabatan. Berbagai lika-liku serta pelajaran telah menjadi bagian yang berarti, terutama bagi Mutia selaku Ketua MPK. Menjelang akhir masa jabatan, Mutia banyak berharap untuk MPK periode 2025-2026.
“Pada masa awal aku menjabat menjadi ketua MPK itu rasanya berat. Saat itu juga bertepatan aku akan dioprasi. Tapi Allhamdulillah, banyak orang disekitarku yang memberikan dukungan penuh. Jadi aku berusaha sebaik mungkin bersama anggotaku. Harapan untuk MPK kedepannya dapat menjadi lebih baik serta menjadi panutan bagi siswi MANJ,” pungkasnya. (nza)