• icon085178707707
  • iconmanuruljadid@gmail.com
  • iconPaiton, Probolinggo 67291

Siswa MANJ Panen Juara di Event Lomba Karya Tulis Ilmiah Qur’ani

Minggu, 21 Feb 2021 13:48 WIB 1977 Madrasah
Blog Details

PANEN JUARA: Para siswa MANJ yang menjadi juara. tampak Maria Alfaradela (foto kiri) dan Wardatul Karomah mewakili Naura Fikroh Sadidah saat menerima hadiah.

PPNJ- Tiga siswa MA Nurul Jadid (MANJ) berhasil meraih sukses sebagai juara pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Qur’ani (LKTIQ) Jum’at lalu (12/2) di aula II PP Nurul Jadid (PPNJ). Ketiganya berhasil memborong juara 1, 2 dan 3 dalam event yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Ilmu Alquran (PPIQ) PPNJ, Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Mereka adalah Salman Alfarisi kelas XII PK peraih juara 1, Maria Alfaradela kelas XI PK2 dengan Farahdillah Azzainiyah Fauzi  kelas XII IPA 4 keduanya meraih juara 2, Naura Fikroh Sadidah kelas XII PK 2 sebagai juara 3.

Pada event yang diselenggarakan dalam rangka Dies Maulidy PPIQ ke 27 itu, khusus untuk lomba LKTIQ pesertanya adalah anggota aktif pers SLTP/SLTA, Wilayah dan Banom se-Nurul Jadid, baik perorangan atau tim. “Kami menjadi delegasi Lembaga Pers Siswa Kharisma MANJ di lomba tersebut,” ujar Maria Alfaradela pada manj-online di sela-sela jam istirahat madrasah, kemarin.

Sementara kedua teman mereka tidak mewakili pers Kharisma MANJ. Seperti Naura Fikroh Sadidah yang menjadi delegasi Al-hasyimiyah Pers dan Salman Al-farisi yang mewakili pers Salsabila asrama unggulan MANJ-PK. “Klop deh, tiga juara diborong anak-anak MANJ,” cetus siswi yang biasa di sapa Dela (Maria Al-faradela) itu tersenyum.

Menurut pengakuan Dela, ada empat tema dalam LKTIQ, kesehatan dalam al-quran, pendidikan dalam al-quran, humanisme dan ekonomi. Dari ke empat tema tersebut Dela bersama Farahdillah Azzainiyah Fauzi memilih tema kesehatan dalam al-quran.

Perspektif Alquran: Manfaat Mengkonsumsi Madu untuk Imunitas Tubuh di Masa Pandemi menjadi judul LKTIQ mereka berdua. “Mengupas dua ayat al-quran pada surat Annahl ayat 68 dan 69,” tutur siswi yang menjabat sebagai editor majalah Kharisma edisi 33 itu.

Karya tulis ilmiah yang dilombakan bebentuk karya tulis ilmiah kontemporer, itu terlihat dari jumlah karakter yang harus dibuat oleh peserta, minimal 750 dan maksimal 1500 karakter. Dela dan Dilla harus bisa menyederhanakan kajiannya tanpa mengurangi esensi tulisan.

Tafsir al-misbah, ensiklopedi al-quran, dan literaur lain yang berkaitan dengan kesehatan termasuk ensiklopedi ramuan tradisional, berhasil mereka jadikan rujukan dalam karya tulis ilmiah tersebut.

Akhirnya sepuluh karya terbaik dipilih oleh panitia untuk presentasi. “Alhamdulillah, kami dan teman-teman dari MANJ dapet juara di babak final, meski beda delegasi pers,” pungkas keduanya hampir bersamaan. (b4d)