SEDANG UJIAN: Para siswa kelas akhir MANJ saat mengikuti ujian madrasah diniyah mode PBT.
MANJ- Pelaksanaan ujian akhir Madrasah Diniyah (Madin) untuk kelas akhir di MA Nurul Jadid (MANJ) pada tahun ini tak hanya menggunakan mode paper based test (PBT), tetapi juga luar jaringan (luring). Ujian diniyah tersebut sudah berlangsung sejak Rabu hingga Kamis hari ini (16-18/3/21).
Pelaksanaan ujian luring dilakukan karena beberapa peserta didiknya masih berada di rumah dan belum bisa kembali ke pondok akibat pandemi. “Oleh pihak Madin MANJ, peserta yang tidak bisa mengikuti ujian secara PBT diberi kesempatan ikut ujian secara luring,” ungkap Ustaz Abdul Aziz koordinator Madin MANJ kepada manj-online.

Menurut beliau, hingga saat ini masih ada beberapa peserta didik MANJ yang tidak bisa kembali ke pondok. Mereka terkendala karena kesulitan transportasi dan masalah kesehatan. “Seperti siswa yang berasal dari Thailand, Kalimantan dan yang lain. Mereka masih belum bisa kembali ke pondok sejak pandemi melanda,” ungkap beliau.
Untuk masalah kesehatan, menurut Ustaz Aziz, rata-rata sedang menjalani protokol kesehatan yang mewajibkan mereka untuk karantina di rumah. Oleh pihak Madin MANJ, kondisi seperti itu dibuatkan solusi mengikuti ujian secara luring.
Caranya, para siswa mengunduh soal yang tersedia di laman website manuruljadid.sch.id yang tersedia pada menu PENGUMUMAN, kemudian mengerjakannya secara offline. Jawaban dari soal dikirimkan kepada pihak madrasah atau langsung kepada guru bidang studi melalui nomor WA. “Alhamdulillah, dengan ujian luring, kewajiban akademik peserta didik kelas akhir bisa terpenuhi,” pungkas beliau. (j03)