COVER KHARISMA 34: Fenomena Belanja online menjadi sorotan. Khusus bagi santri, konsumerisme di era digital perlu diwaspadai karena ia bisa menjadi
Wawancarai Dosen, Pelaku Bisnis Online Hingga Kepala Biro Pendidikan Nurul Jadid
MANJ- Fenomena belanja online yang kini mulai menjadi salah satu tren belanja masa kini, menjadi hal menarik yang dikupas oleh majalah Kharisma edisi 34. Majalah yang diterbitkan oleh Lembaga Pers Siswa (LPS) MA Nurul Jadid (MANJ) itu telah terbit sejak awal Agustus lalu dan telah didistribusikan ke seluruh siswa MANJ.
Dalam berita utama yang disodorkan, majalah dengan tebal 84 halaman itu memfokuskan pada perkembangan belanja online, tak terkecuali para generasi Z (generasi internet), rupanya generasi Z banyak menggunakan jasa aplikasi online untuk melalukan transaksi, sebagai e-commerce itulah segmen masyarakat masa kini dalam berniaga. Selain itu fakta tentang budaya konsumerisme juga ditelaah secara keilmuan.
“Kami menelaah budaya konsumerisme dari berbagai perspektif, mengingat konsumerisme adalah suatu aktifitas rutin dari setiap individu dalam menjalani kehidupan interaksi sosialnya,” tandas Wahyu Fathurrahman pemred Kharisma 34 kepada manj-online Jumat (16/9/22) pagi di kantor redaksi.
Untuk memperdalam kajian menurut Wahyu, Kharisma 34 melakukan interviu ke beberapa narasumber, mulai dari masyarakat kampus, dosen, mahasiswa, pelaku bisnis online bahkan juga ke kepala Biro Pendidikan Ponpes Nurul Jadid.
“Kepala biro pendidikan Nurul Jadid juga kami interviu, karena fenomena konsumerisme bukan tidak mungkin juga menjadi wabah bagi pesantren, terkait konsumerisme di kalangan santri yang juga bisa menggunakan transaksi online,” cetus siswa kelas XII PK tersebut. (hm4s)