HARUS BISA BACA KITAB: Kiai Najiburrahman Wahid (foto: kanan) saat menguji siswa kelas XI PK di Taftis Kubro sebagai syarat kenaikan kelas.

Wajib Bisa Baca Kitab, Baru Bisa Naik Kelas

2022-06-19 | 13:25 204 Madrasah

MANJ- Menjelang pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) di MA Nurul Jadid (MANJ), kelas unggulan Peminatan Keagamaan (PK) membuat standar khusus untuk kenaikan kelas, peserta didiknya harus lulus tes baca kitab. Jika tidak, mereka harus menempuh remidi, jika masih belum lulus harus pidah ke kelas reguler.

Senin (13/6/22) lalu para siswa unggulan kelas XI PK 1 dan 2 harus melalui uji kemampuan baca kitab dalam Taftis Qiraatul Kitab (TQK) agar bisa naik kelas. Dalam tes yang digelar di ruang meeting madrasah itu, para siswa harus bisa membaca syarah kitab fathul qarib dengan baik, sesuai pedoman ilmu alat (nahwu dan sharaf). Selain membaca, penguji juga menilai kemampuan menerjemah, menyimpulkan dan bacaan susunan kalimatnya.

Kiai Najiburrahman Wahid yang menguji mereka, beliau didampingi moderator dalam kegiatan tersebut. Secara bergilir tiga pesrta sekaligus dipanggil untuk maju, ketiganya diberi kebebasan untuk memilih bab apa yang akan dibaca secara bergantian, setelah usai giliran Kiai Najib yang menentukan bab yang harus dibaca oleh mereka.

“Seluruh siswa-siswi kelas XI unggulan PK sudah selesai mengikuti taftis kubro, hasilnya juga sudah diumumkan di masing-masing asrama. Ada yang harus menempuh remidi yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni. Kiai Najib pula yang akan mengetes mereka,” ungkap Ustaz Hasanul Faiz ketua asrama unggulan PK.

Ustaz Faiz juga menambahkan, standar kenaikan kelas di PK memang ketat, “Kemampuan membaca kitab memang lebih menjadi syarat utama, tetapi syarat-syarat lainnya juga harus dipenuhi, seperti keaktifan dan kehadiran kegiatan di madrasah juga asrama, jika tidak maka kenaikannya menjadi bersyarat, seperti pemanggilan wali murid,” pungkasnya. (hum4s)

Privacy Policy , Terms & Conditions